Komunikasi teman

Published on January 8th, 2013 | by duniatraining

0

Inilah Cara Untuk Mendapatkan Banyak Teman

Anda heran mengapa ada orang yang begitu mudah berteman? Bahkan ketika sedang menunggu giliran masuk ke ruang dokter pun, tiba-tiba Anda menyadari ia sudah ngobrol dengan semua orang di ruang tunggu. Mereka bahkan saling menyebut nama dan ngobrol seolah dengan teman lama.

Orang yang egois, keras kepala, sombong, dengki, dsb umumnya sangat mudah untuk membuat musuh dan dijauhi oleh orang-orang di sekitar kita. Tetapi orang yang dermawan, suka menolong, suka membantu, baik hati, rendah hati, jujur, sopan, dll akan sangat mudah mencari teman dan kawan pun akan datang dengan sendirinya.

1. Tersenyum.

Apa salahnya melontarkan senyuman lebih dulu pada orang yang sedang berpapasan dengan Anda? Gengsi, karena orang itu yunior Anda di kantor? Atau takut dikira naksir? Sudahlah, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Tak usah takut bila Anda memberi pesan bahwa Anda ingin ngobrol dengannya, atau ingin tahu siapa dia. Tersenyumlah, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah.

Bila Anda bertemu seseorang yang tak dikenal, memberikan senyum juga akan membuatnya tahu bahwa ia boleh bercakap-cakap dengan Anda. Setelah terbiasa melontarkan senyum, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.

2. Membuka Pembicaraan.

Tidak ada salahnya berbicara pada orang yang belum Anda kenal. Setiap orang bisa saja menjawab pertanyaan, atau memberi respons pada komentar seseorang, tapi orang yang mudah berteman adalah yang biasa mengajak bercakap lebih dulu. Rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.

Untuk memecahkan keheningan atau suasana kaku dengan orang yang belum Anda kenal, mulailah dengan orang-orang yang jarang Anda ajak bicara. Jangan menjadikan “tugas” ini sebagai beban. Tetap jadilah diri Anda sendiri.

3. Gunakan Pertanyaan Terbuka.

Ngomong-ngomong, apa sih yang bisa menjadi bahan pembicaraan dengan orang yang baru dikenal? Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Misalnya, soal cuaca yang panas atau, topik yang sedang hangat dibicarakan di siaran televisi.

Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar “ya” dan “tidak”.

4. Berhenti Bicara Pada Waktunya.

Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara. Jangan lupa, setiap orang pasti senang bila dianggap memiliki pengetahuan yang luas. Tak usah meminta pendapatnya soal kebijakan pemerintah mengenai sesuatu hal.

Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.

5. Tidak Sok Kenal Sok Dekat (SKSD).

Dalam berkenalan tidak harus dimulai dengan memperkenalkan diri, tetapi bisa melalui basa-basi yang baik dan sopan. Yang pasti kita harus merendah walaupun lawan bicara lebih muda usia dari kita. Berbicara seperlunya, tidak bertele-tele, membanggakan diri, sok tau, dsb. Bersikaplah sederhana apa adanya dan jangan membanggakan materi atau kekayaan yang kita miliki.

6. Tidak Pilih-Pilih Teman.

Terkadang orang yang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin atau orang yang tidak berpendidikan. Justru pertemanan orang-orang kecil terkadang sifatnya lebih kekal jujur apa adanya tanpa pamrih dan mungkin saja suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka. Ketika kita sedang kesulitan pun meraka akan dengan senang hati menawarkan bantuan mereka secara cuma-cuma.

7. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama.

Bakti sosial, donor darah dan pengabdian adalah salah satu cara bersosialisasi. Jika ada kerja bhakti di lingkangan tempat tinggal ada maka sebaiknya anda ikut berperan serta ambil bagian. Jangan sungkan bantu secara langsung tetangga, teman, saudara, rekan kerja, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari.

8. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah.

Dalam bersosial kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sombong, membual, kikir dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.

9. Jangan Membuat Musuh.

Hindarilah sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah problema kehidupan sosial yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.

10. Bertemu Sambil Bertugas.

Tak punya waktu untuk makan siang dengan teman? Lakukan tugas bersama sehingga Anda berdua bisa menyelesaikan daftar to do list  sambil membina hubungan. Anda juga bisa olahraga bersama, manicure, jalan kaki bersama atau bahkan belanja bahan pangan bersama.

11. Kembangkan Jaringan Sosial.

Cari teman yang mempunyai minat yang sama dengan bergabung dengan klub tertentu atau melakukan tugas sosial. Karena kita sering menunda untuk berhubungan dengan orang lain, memilih aktivitas yang mempunyai jadwal memaksa kita untuk mencari waktu.

12. Gunakan Sedikit Waktu.

Saat harus antri menunggu sesuatu, coba gunakan waktu untuk menelepon teman di ponsel. Anda dapat kesempatan untuk ngobrol tanpa menggunakan waktu dari kehidupan Anda yang sibuk. Waktu menunggu juga baik untuk ngobrol. Anda akan terhindar ngobrol terlalu lama karena harus mengakhirnya ketika Anda dapat giliran atau harus pergi.

13. Gunakan Teknologi Tinggi.

Internet memudahkan hubungan dengan teman bukan hanya dengan email saja. Tanya apakah teman Anda punya website pribadi sehingga Anda bisa up to date dengan berita mereka ketika online.

14. Buat Pertemuan Kasual.

Banyak di antara kita menunda kumpul bersama karena rumah berantakan. Padahal melewatkan waktu bermakna bersama teman tidak selalu harus berupa jamuan makan malam. Coba buat pesta pizza kasual sehingga Anda dan teman-teman bisa lebih rileks.

Picture source: _Libby_

Tags: , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑

Email address