Motivasi Garam

Published on July 24th, 2013 | by duniatraining

0

Mencermati Masalah

Alkisah, tampak seorang murid berwajah murung akhir-akhir ini.
Ia mengerjakan segala sesuatu dengan gelisah dan tidak bersemangat, seakan banyak masalah yang ada di pikirannya.

Sang guru yang memperhatikan murid tersebut, memanggil ke ruangannya dan berkata:
“Bapak perhatikan, kenapa kamu selalu murung anakku? Bukankah banyak hal indah di kehidupan ini? Ke mana perginya wajah ceria dan bersemangat kepunyaanmu dulu?”

“Guru, belakangan ini hidup saya sedang penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang tidak ada habis-habisnya. Serasa tak ada lagi sisa untuk kegembiraan,” jawab si murid sambil tertunduk lesu.

Sambil tersenyum bijak sang guru berkata,”Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam di dapur. Bawalah kemari. Biar bapak coba perbaiki suasana hatimu itu.”

Si murid pun bergegas melakukan permintaan gurunya sambil berharap dalam hati mudah-mudahan gurunya memberi jalan keluar bagi permasalahan hidupnya.

Setibanya di hadapan sang guru, “Ambil garamnya dan masukkan ke segelas air itu, kemudian aduk dan coba kamu minum.”

Wajah si murid langsung meringis setelah meminum air asin tersebut.

“Bagaimana rasanya?” tanya sang guru dengan senyum lebar di bibirnya.

“Asin, tidak enak, dan perutku rasanya jadi mual,” jawab si murid dengan wajah masih meringis.

Kemudian sang guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. Danau itu begitu indah, airnya bening karena sumber air alam yang selalu mengairi di situ.

“Ambil air garam dan garam yang tersisa dan tebarkan ke danau,” perintah sang guru. Si murid dengan patuh memenuhi permintaan gurunya.

“Sekarang, coba kamu minum sedikit air danau itu”. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air di danau dan meminumnya. “Bagaimana rasanya?”

“Segar, segar sekali,” kata si murid. “Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah sini.”

“Terasakah rasa garam yang kamu tebarkan tadi?”

“Tidak, tidak sama sekali guru,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi.

“Nak, segala masalah dalam hidup ini sama seperti segenggam garam. Tidak kurang tidak lebih. Rasa ‘asin’ sama seperti masalah, kesulitan, penderitaan yang dialami setiap manusia, dan tidak ada manusia yang bebas dari permasalahan dan penderitaan. Benar kan?

Tetapi Nak, seberapa rasa ‘asin’ dari penderitaan yang dialami setiap manusia sesungguhnya tergantung dari besarnya hati yang menampungnya.

Maka, jangan memiliki kesempitan hati seperti gelas tadi, tetapi jadikan hatimu menjadi sebesar danau sehingga semua kesulitanmu tidak akan mengganggu rasa di jiwamu dan kamu tetap bisa bergembira walaupun sedang dilanda masalah.

Nah, mudah-mudahan penjelasan gurumu ini bisa memperbaiki suasana hatimu.”

Photo Credit: shadowplay

Tags: , , , , , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑

Email address