Productivity ahokdishub

Published on September 3rd, 2013 | by duniatraining

Buruh Tuntut UMP Rp. 3.7 Juta, Ahok: Perusahaan Mana Bisa Bayar

Buruh oh buruh. Setelah tahun 2013, ini telah mengalami kenaikan UMP menjadi sebesar Rp. 2.2 juta atau kenaikan sebesar 43.8% dari tahun sebelumnya, tampaknya buruh di Jakarta masih belum mendapatkan kata puas.

Sekitar 3.000 orang buruh akan berdemonstrasi di Balaikota menuntut Upah Minimum Provinsi (UMP) dinaikan dari Rp. 2.2 juta menjadi Rp. 3.7 juta / bulan pada tahun 2014.

Kordinator demo dari Forum Buruh DKI Winarso menyatakan, aksi ini akan diawali konvoi motor dari kawasan Industri Pulo Gadung, Jaktim hingga kantor Balaikota, di Jalan Merdeka Selatan, Jakpus.

“Ya mereka kalau menuntut seperti itu, dipecat semua (sama perusahaan). Siapa yang mau tanggung jawab? Perusahaan mana bisa bayar seperti itu,” kata Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

Menurut Pak Ahok, kecocokan antara para buruh dan para pengusaha tidak akan pernah terjadi. Karena itu, jalan satu-satunya adalah melakukan peningkatan kualitas para buruh yang ada di Jakarta.

“Semua berdasarkan survei kebutuhan hidup layak. Bukan asal feeling-feeling mau minta berapa. Dan di dalam peraturan juga yang ditentukan UMP kan yang 1 tahun ke bawah. Makanya kta musti naikkan kemampuan kita,” terangnya.

Sementara ini pendapat dari Pak Jokowi, “Ya enggak tahu, survei saja belum,” kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

“Semua orang boleh demo, yang penting tidak boleh anarkis saja. Saya kan sudah bilang berapa kali, Anda kan bisa temui kami. Untuk apa demo bikin macet,” pungkasnya.

Bagimana dengan pendapat Anda? Apakah buruh layak mendapatkan upah yang lebih tinggi atau Anda memiliki pendapat lain? Sampaikan di kolom komentar di bawah ini..

Tags: , , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



Back to Top ↑

Email address