Leadership abrahamsamad

Published on September 16th, 2013 | by duniatraining

Samad: Kita Ini Dibodohi Terus, Impor Itu Bohong

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memberikan materi di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan di Hotel Ecopark, Ancol, Jakarta, Sabtu (7/9/2013).

Dalam presentasinya, ada beberapa hal yang cukup memprihatinkan karena banyaknya potensi pemasukan negara yang hilang akibat kebijakan pemerintah yang tak jelas. Karena hal ini juga, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dengan KPK bergerak secara progresif memberantas korupsi.

Salah satu sorotan Pak Samad adalah kebijakan impor pangan yang ditempuh pemerintah. Dalam penelitian KPK, banyak kebijakan impor yang tak perlu dilakukan karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang jauh dari sekedar cukup. Berikut berita lengkapnya yang kami kutip dari kompas.

“Kita ini dibodoh-bodohi terus, impor-impor itu bohong karena KPK sudah memelajarinya,” kata Samad.

Selain mengenai impor pangan yang tak jelas, Samad juga menyoroti lemahnya regulasi untuk melindungi sumber daya energi Indonesia. Ia mengatakan, dari 45 blok minyak dan gas (migas) yang saat ini beroperasi di Indonesia, sekitar 70 persen di antaranya dikuasai oleh kepemilikan asing. Kondisi semakin parah karena banyak pengusaha tambang di Indonesia yang tak membayar pajak dan royalti kepada negara.

Kondisi semakin parah karena banyak pengusaha tambang di Indonesia yang tak membayar pajak dan royalti kepada negara.Dalam perhitungan KPK, potensi pendapatan negara sebesar Rp 7.200 triliun hilang setiap tahun karena penyelewengan tersebut. Bila ditotal, kata Samad, pajak dan royalti yang dibayarkan dari blok migas, batubara, dan nikel di setiap tahunnya dapat mencapai Rp 20.000 triliun. Namun, pendapatan sebesar itu tergerus karena pemerintah tidak tegas dalam regulasi dan kebijakan.

“Bila dibagi ke seluruh rakyat, maka pendapatan rakyat Indonesia per bulan bisa mencapai Rp 20 juta,” ujarnya.

Atas semua itu, dalam Rakernas PDI Perjuangan, ia mendorong agar pemerintah menasionalisasikan semua blok migas dan potensi sumber daya alam yang kini dikuasai oleh asing. Ia juga mendesak pemerintah memperketat izin pada pengusaha tambang dan harus patuh pada pembayaran royalti serta pajak menyusul adanya rencana membuka 144 sumur migas baru di Indonesia pada 2013. “Supaya tak ada lagi anak putus sekolah, supaya Indonesia kembali ke kejayaannya,” kata Samad.

Ternyata keadaan negara ini begitu memprihatinkannya. Indonesia sesungguhnya adalah sebuah negara yang kaya, hanya saja bagaimana kita memelihara dan menggunakan kekayaan sumber daya alam negeri tercinta ini yang perlu ditingkatkan.

Bagaimana menurut Anda? Apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki situasi ini. Tuliskan komentar Anda bi bawah.

Tags: , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



Back to Top ↑

Email address