Leadership 427840_356298457744683_296735643700965_1039348_1242083350_n

Published on March 28th, 2012 | by duniatraining

0

Selembar Bulu Mata Pembawa Berkah

Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat.

Tetapi membantah.

“Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu.Tetapi saksi2 mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa, “

jawab malaikat.

Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah,

Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan?

Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu.

“Inilah saksi-saksi itu,” ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara,

“Saya yang memandangi.”

Disusul oleh telinga,

“Saya yg mendengarkan.”

Hidung pun tidak ketinggalan,

“Saya yang mencium.”

Bibir mengaku,

“Saya yang merayu. “

Lidah menambah,

“Saya yang mengisap.

” Tangan meneruskan, “

Saya yang meraba dan meremas.

” Kaki menyusul, “

Saya yang dipakai lari ketika ketahuan.

“Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu”

ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dijebloskan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.

Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yang amat lembut dari selembar bulu matanya:

“Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi. ” “Silakan”,

kata malaikat.

“Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yang lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertobat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka

Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan.”

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di bebaskan dari neraka dan diantarkan ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga:

“Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk syurga karena pertolongan selembar bulu mata.”

(atas rahmat Allah) Sungguh Allah Maha Pemberi Karunia…

Tags: , , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑

Email address