Leadership 391179_10150969003141828_850832743_n

Published on August 2nd, 2012 | by duniatraining

1

Kisah Nyata Pemulung Berhati Emas dengan 30 Bayi Terlantar

Seorang wanita dengan hati selembut sutra bernama Lou Xiaoying membesarkan lebih dari 30 bayi terlantar, walaupun pekerjaannya sebagai pemulung penuh.

Walaupun penuh dengan keterbatasan, wanita 88 tahun ini mampu memberikan kasih dalam kesederhanaan berkat pemikirannya yang bijaksana,

“Saya sadar jika kami mampu mengumpulkan sampah-sampah, kami pun bisa mendaur ulang (memulihkan kembali) sesuatu sepenting nyawa manusia.”

Semuanya berawal sekitar empat puluh tahun lalu.

“Ketika sedang mengumpulkan sampah, kami menemukan bayi pertama, berjenis kelamin perempuan. Bayi itu tergeletak begitu saja di antara sampah-sampah yang berceceran di jalan. Dia akan mati jika kami tidak menolong dan membawanya pulang.”

Maka, Lou Xiaoying beserta mendiang suaminya yang sudah meninggal dunia 17 tahun lalu, segera membawanya ke rumahnya yang sederhana. Melihat anak itu bertumbuh besar dan menjadi lebih sehat sudah cukup memberikan kebahagiaan tersendiri bagi pasangan itu, meski kondisi ekonominya tidak memungkinkan.

Dengan kebahagiaan yang dirasakannya itu, Lou Xiaoying menyadari bahwa dirinya mampu mengasihi dan menjaga anak-anak. Sejak itu, setiap kali melihat bayi yang terlantar di jalanan di Jinhua, di sebelah timur provinsi Zhejiang, dia bersama mendiang suaminya selalu menyelamatkan dan membawanya pulang.

Mereka merawat sendiri empat di antaranya, sementara bayi-bayi yang lain diserahkannya pada kawan dan kerabat.

“Anak-anak itu butuh cinta dan perhatian. Mereka semua adalah manusia yang berharga. Saya tidak mengerti ada orang yang begitu tega membuang seorang bayi yang masih rentan di jalanan.”

Putra Lou yang bungsu bernama Zhang Qilin dan kini sudah berusia 7 tahun. Anak ini dulu ditemukan di dalam sebuah bak sampah saat Lou sudah berusia 82 tahun.

“Meski saya sudah tua renta, saya tetap tidak bisa membiarkan bayi itu mati di dalam tempat sampah. Dia terlihat sangat manis dan kasihan. Saya harus membawanya pulang,”

aku Lou mengingat kejadian itu. Lou pun merawatnya sendiri hingga Zhang tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia.

“Anak-anak saya yang lebih tua membantu merawat Zhang Qilin karena dia sangat spesial untuk kami.”

Kini Lou Xiaoying sedang terbaring di rumah sakit karena menderita gagal ginjal. Meski sakit-sakitan, Lou masih memikirkan anak-anak kesayangannya.

Sakit gagal ginjal yang dialaminya membuat Lou hampir kehilangan kemampuan untuk berbicara dan bergerak.

“Saya tidak punya banyak waktu lagi tapi yang saya paling ingin lihat adalah Qilin pergi ke sekolah. Dengan cara itu, tidak akan ada penyesalan tersisa dalam hidup saya bahkan setelah saya pergi.”

Kisah kebaikan Lou Xiaoying kini meluas di China dan dunia. Karena perbuatannya selama 40 tahun belakangan ini terhadap bayi-bayi yang terbuang.

Tags: , , , , , , ,


About the Author

duniatraining

pecinta pengembangan diri dan berkomitmen untuk memberikan motivasi dan inspriasi terbaik di website ini untuk para pecinta pengembangan diri lainnya. Delivering Happiness adalah value kami.



One Response to Kisah Nyata Pemulung Berhati Emas dengan 30 Bayi Terlantar

  1. Marudur Uli Tampubolon says:

    Salam ibu Lou….luar biasa Kuasa Tuhan. Tuhan sering memakai orang yang lemah tuk menunjukkan Kekuasaannya. Selamat…ibu Lou salah seorang yang Tuhan pilih. Ibu Lou menjadi sorga bagi anak2 yang sengaja dibuang oleh orangtuanya yang tidak bertanggung jawab….dan ku yakin kelak ibu menjadi salah seorang penghuni SORGA bersama BAPA karena Kemulian ibu….Salam….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑

Email address